Kualitas kertas secara signifikan mempengaruhi hasil pencetakan, daya tahan produk, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.Panduan komprehensif ini memeriksa tujuh metrik kinerja kertas kritis dan metode pengujian mereka untuk membantu para profesional menilai kualitas bahan secara efektif.
1. Arah gandum: Gandum panjang vs gandum pendek
Arah butir kertas mengacu pada keselarasan serat selama pembuatan, mirip dengan butir kayu. Karakteristik ini mempengaruhi kekuatan kertas, sifat lipatan, dan kinerja pencetakan.
Menentukan Arah Gandum
-
Asal produksi:Serat sejajar dengan arah mesin kertas selama pembuatan.
-
Terminologi:'Benih panjang' menunjukkan serat sejajar dengan dimensi lembaran yang lebih panjang; 'biji pendek' berarti serat sejajar dengan sisi yang lebih pendek.
-
Metode pengujian slump:
- Potong dua strip lebar yang sama: satu di sepanjang panjang lembaran, satu di sepanjang lebar
- Tahan kedua strip secara vertikal
- Pita yang lebih fleksibel menunjukkan butir pendek; pita yang lebih kaku menunjukkan butir panjang
2Caliper: Pengukuran ketebalan presisi
Ketebalan kertas (kaliper) mempengaruhi kekakuan, ketajaman, dan kemampuan mencetak. Pengukuran yang tepat memastikan kompatibilitas dengan peralatan pencetakan dan persyaratan penggunaan akhir.
Protokol pengukuran
-
Alat:Mikrometer (keakuratan: 0,001 inci atau 0,01 mm)
-
Prosedur
- Tumpuk empat strip kertas lebar 2 inci
- Mengukur ketebalan gabungan di lima lokasi
- Hitung rata-rata dan bagi dengan empat untuk ketebalan lembaran tunggal
3. Berat dasar: Memahami massa kertas
Klasifikasi berat kertas bervariasi berdasarkan sistem pengukuran dan jenis kertas, yang mempengaruhi pemilihan bahan dan perhitungan biaya.
Sistem Pengukuran Berat
-
M-berat:Berat 1.000 lembar dalam pound
-
Berat dasar:Berat 500 lembar dalam pound (berbeda-beda menurut kategori kertas)
-
Berat badan:Berat per meter persegi dalam gram (standar internasional)
Ukuran lembar standar menurut kategori
- Bond / kertas menulis: 17 × 22 inci
- Kertas buku/offset: 25×38 inci
- Cover stock: 20×26 inci
- Kertas koran: 24 x 36 inci
Pengukuran Gram
- Potong sepuluh sampel 10×10cm (total area = 0,1m2)
- Timbang sampel pada timbangan analisis (gram)
- Kalikan total berat dengan 10 untuk gram (g/m2)
4. Ketahanan Lipat: Penilaian Ketahanan
Metrik ini mengevaluasi ketahanan kertas terhadap lipatan berulang, penting untuk produk yang membutuhkan penanganan yang sering.
Metode pengujian
-
Peralatan:MIT penguji ketahanan lipat
-
Prosedur
- Siapkan lima strip 1/2 inci dengan butir sejajar dengan panjang
- Atur penguji tegangan ke 1 kg
- Rekor jumlah lipatan sampai pecah
5. Kecerahan: Pengukuran Properti Optik
Kecerahan kertas mengukur refleksi cahaya biru (panjang gelombang 457nm), yang mempengaruhi penampilan visual dan kontras cetak.
Teknik Pengukuran
-
Instrumen:Spektrodensitometer
-
Proses:
- Mengkonfigurasi instrumen untuk "indeks kertas" dan "cahaya" mode
- Ukur lembar yang ditumpuk
- Rekor persentase refleksi
6Kekuatan ledakan: Resistensi tekanan
Sifat ini menunjukkan kemampuan kertas untuk menahan tekanan tegak lurus, terutama penting untuk bahan kemasan.
Protokol pengujian
-
Peralatan:Mullen penguji kekuatan pecah
-
Metode:
- Sampel yang aman dalam penguji
- Menerapkan peningkatan tekanan hidrolik
- Titik pecah rekor dalam psi
7Kekuatan tarik: Integritas struktural
Kekuatan tarik mengukur ketahanan kertas terhadap kekuatan peregangan, penting untuk proses pencetakan dan konversi.
Proses Evaluasi
-
Peralatan:Penguji tegangan elektronik
-
Prosedur
- Siapkan strip lebar 1 inci
- Clamp strip dalam tester
- Rekor kekuatan dan elongasi
Perhitungan
-
Kekuatan tarik (lb/in):Kekuatan retak (lb) ÷ lebar strip (in)
-
Indeks tarik (Nm/g):(1000 × kekuatan tarik dalam kN/m) ÷ berat (g/m2)
Memahami tujuh indikator kualitas kertas ini memungkinkan pemilihan bahan yang tepat, memastikan kinerja optimal untuk aplikasi tertentu.Prosedur pengujian yang tepat memberikan data objektif untuk kontrol kualitas dan keputusan pengembangan produk.