Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa banyak Muslim secara tradisional menggunakan air alih-alih tisu toilet untuk kebersihan pribadi? Praktik ini bukan hanya preferensi pribadi tetapi berasal dari tradisi budaya yang mendalam dan pemahaman yang berbeda tentang kebersihan. Dalam ajaran Islam, metode ini dianggap sebagai aspek penting dari penyucian, menekankan kesucian fisik. Air dipandang sebagai pembersih alami, mampu menghilangkan kotoran secara lebih menyeluruh dan memberikan pengalaman yang lebih segar.
Dari perspektif higienis, mencuci dengan air terbukti lebih efektif dalam menghilangkan bakteri dan residu, mengurangi risiko infeksi. Di iklim yang lebih panas, metode ini juga menawarkan sensasi yang lebih nyaman dan menyegarkan. Sementara masyarakat modern telah mempopulerkan penggunaan tisu toilet sebagai alternatif, bagi banyak Muslim, praktik penggunaan air bukan hanya tentang kebersihan—itu adalah warisan budaya dan ekspresi keyakinan agama. Tradisi ini mencerminkan rasa hormat yang mendalam terhadap tubuh dan komitmen yang tak tergoyahkan terhadap kesucian.