Kulit bayi yang halus membutuhkan perawatan lembut dengan setiap sentuhan. Meskipun tisu yang dipasarkan sebagai "lembut" dan "aman" berjanji untuk melindungi kulit sensitif anak Anda, risiko bahan kimia apa yang mungkin bersembunyi di balik label yang meyakinkan ini? Memilih tisu bayi yang benar-benar aman bukan hanya tentang cinta—ini tentang melindungi kesehatan keluarga Anda.
Tisu bayi telah berkembang jauh melampaui tujuan awalnya. Dari membersihkan tangan dan mainan kecil hingga menghapus riasan dan desinfeksi permukaan, produk-produk praktis ini telah menjadi kebutuhan rumah tangga. Dengan peningkatan penggunaan, datanglah tanggung jawab yang lebih besar untuk memahami bahan-bahannya dan potensi dampak kesehatan dan lingkungan.
Consumer Reports baru-baru ini melakukan pengujian komprehensif pada 10 merek tisu bayi populer, dengan fokus pada empat masalah keamanan utama:
Meskipun tidak ada tisu yang diuji yang mengandung zat berbahaya ini, para ahli memperingatkan bahwa masalah keamanan meluas di luar parameter dasar ini.
Consumer Reports bermitra dengan Made Safe, sebuah organisasi sertifikasi independen yang mengevaluasi produk untuk bahan-bahan yang berpotensi berbahaya. Analisis mereka terhadap 15 merek tisu populer mengidentifikasi produk dengan profil bahan yang paling bersih.
Produk yang benar-benar aman harus melindungi kesehatan anak-anak dan masa depan planet ini. Consumer Reports memprioritaskan merekomendasikan tisu bebas plastik yang lebih mudah terurai secara hayati, mengurangi polusi mikroplastik di ekosistem kita.
Meskipun air merupakan bahan utama dalam sebagian besar tisu, beberapa aditif layak mendapat perhatian:
Karsinogen potensial ini biasanya muncul sebagai produk sampingan manufaktur daripada bahan yang terdaftar. Meskipun peraturan saat ini mengizinkan jumlah minimal, penelitian yang muncul menunjukkan bahkan tingkat jejak dapat menimbulkan risiko kanker dan persistensi lingkungan.
Umum dalam produk perawatan pribadi, bahan kimia ini dapat memicu asma atau alergi kulit. Benzalkonium klorida telah ditandai oleh badan zat beracun California karena memerlukan penelitian keamanan lebih lanjut.
Banyak tisu sebenarnya terdiri dari serat plastik yang terurai menjadi mikroplastik, mencemari pasokan air dan rantai makanan. Bahan-bahan yang tidak dapat terurai secara hayati ini biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah atau lautan.
Ketika dihubungi tentang potensi masalah bahan kimia:
Pendiri Made Safe, Amy Ziff, menekankan bahwa meskipun kadar bahan kimia mungkin rendah, menghilangkan risiko yang tidak perlu tetap ideal, terutama jika ada alternatif yang lebih aman.
Ikuti rekomendasi ini saat memilih tisu bayi:
Sebelum meraih tisu apa pun, pertimbangkan apakah kain yang dapat digunakan kembali atau handuk kertas sederhana mungkin cukup. Meskipun nyaman, tisu berbasis plastik menciptakan konsekuensi lingkungan yang bertahan lama. Membuat pilihan yang tepat hari ini membantu memastikan anak-anak yang lebih sehat dan planet yang lebih bersih besok.